Jenis-Jenis Tes dalam Psikotes: Kraepelin, Logika Aritmatika, Logika Penalaran, Analog Verbal

by Helmi Fauziridwan | 0 komentar


Beberapa tes yang sering ada dalam psikotes adalah:
  1. Tes Logika Aritmatika
  2. Tes Logika Penalaran
  3. Tes Analog Verbal
  4. Tes Kraepelin

Tes Logika Aritmatika
Dalam tes logika aritmatika akan disajikan beberapa deret angka. Penilaian yang akan diukur adalah kemampuan dalam menganalisis dan memahami beberapa pola. Berdasarkan pola tersebut Anda akan memprediksikan hal lainnya.

Tips menghadapi tes Logika Aritmatika:
Jangan terpaku pada deret hitung ataupun deret ukur perhitungan matematika saja. Sebaiknya Anda melihat deret angka secara keseluruhan, sebab bisa saja pola berupa urutan angka, pengelompokan berurutan atau pengelompokan loncat.


Tes Logika Penalaran
Tes logika penalaran  terdiri dari beberapa deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Penilaian yang diukur dalam tes logika penalaran adalah  kemampuan Anda dalam memahami setiap pola atau kecenderungan dalam bentuk gambar yang mana dengan melakukan prediksi berdasarkan pola pada gambar-gambar tersebut.

Tips menghadapi tes Logika Penalaran
Anda harus memiliki konsentrasi yang tinggi, berhati-hati dan lebih teliti dalam melihat gambar. Ada kalanya bentuk yang disajikan akan lebih serupa walaupun bentuk tersebut tidak sama.


Tes Analog Verbal
Tes Analog Verbal terdiri dari sinonim, antonim atau analog suatu kata atau kalimat. Penilaian yang diukur dalam tes analog verbal adalah kemampuan logika terhadap sebuah kondisi, dan kemampuan dalam memahami sebab dan akibat terjadinya suatu masalah.

Tips menghadapi tes Analog Verbal
Logika dan konsentrasi menjadi kunci dalam mengatasi tes analog verbal.


Tes Kraepelin
Tes Kraepelin berupa gugusan beberapa angka yang telah tersusun secara membujur vertikal dalam bentuk lajur-lajur. Anda diharuskan menjumlahkan kedua angka yang berdekatan dan menuliskan hasil penjumlahan di sampingnya.


Tips menghadapi tes Kraepelin
Yang menjadi penilaian dalam tes Kraepelin adalah konsistensi, ketahanan, sikap tahan terhadap tekanan, kemampuan menyesuaikan diri, ketelitian dan kecepatan dalam mengerjakan suatu hal.


Materi referensi : Dirangkum dari berbagai sumber.

Selengkapnya...

20 Tips Mencegah Pencuri Membongkar Rumah

by Helmi Fauziridwan | 1 komentar


Pencuri lebih khawatir ketahuan saat melakukan aksinya daripada mencari cara membongkar rumah yang menjadi targetnya. Selalu waspada terhadap kemungkinan pencurian. Berikut adalah 20 tips mencegah pencuri membongkar rumah.

1. Pastikan Anda memiliki kunci pintu dan jendela yang kuat, dan gunakan dengan hati-hati, bahkan saat Anda berada di rumah.
2. Jangan lupa mengunci pintu yang menghubungkan rumah menuju garasi Anda.
3. Jaga agar rumah Anda terlihat ditinggali. Selalu nyalakan lampu dalam ruangan saat malam hari.
3. Pastikan tempat-tempat gelap seperti sudut yang terhalangi bayangan pohon diterangi cahaya lampu.
4. Biarkan gorden atau kerai terbuka saat siang hari sehingga seakan-akan terlihat seseorang berada di dalam rumah. Sebaliknya, saat malam hari tutup gorden dan kerai.
5. Jangan tinggalkan dompet atau kartu kredit di tempat yang terlihat oleh orang lain melalui jendela atau pintu.
6. Berhati-hati saat memberitahukan orang lain bahwa Anda memiliki uang tunai atau barang berharga lainnya di rumah. Atau saat Anda membeli televisi, komputer atau laptop baru.
7. Potong rumput-rumput dan jaga pemandangan.
8. Potong dahan-dahan pohon dekat jendela untuk mencegah pencuri memanjat dan menggunakannya untuk bisa masuk ke dalam rumah.
9. Jangan simpan batu besar atau benda-benda berat lainnya di pekarangan Anda. Hal itu akan memudahkan pencuri masuk ke dalam rumah.
10. Jangan letakkan tangga di luar rumah.
11. Tutupi pintu dan jendela garasi agar pencuri tidak bisa melihat melihat ke dalam garasi. Pencuri pasti tahu bahwa garasi adalah sasaran empuk karena tidak berpenghuni.
12. Jangan menyimpan kunci ekstra di bawah keset pintu, pot kembang, atau tempat mencurigakan lainnya di luar pintu. Lebih baik dititipkan kepada tetangga yang bisa dipercaya.
13. Jangan melakukan aktivitas yang bisa diprediksi. Pencuri bisa mengetahui rutinitas Anda sehari-hari. Pencuri akan mengambil kesempatan saat Anda tidak ada di rumah.
14. Jangan meninggalkan catatan di depan pintu saat Anda pergi. Juga jangan mengabarkan kepergian Anda di email atau jejaring sosial.
15. Pasang lubang pengintip (peephole) pada pintu. Jangan membuka pintu sampai Anda tahu orang yang berkunjung.
16. Bila sudah membuat janji dengan perusahaan pengiriman atau servis. Mintalah identitasnya. Verifikasi apakah benar orang tersebut bekerja di perusahaan yang Anda maksud. Jangan menghubungi nomor dalam kartu identitas yang mungkin orang tersebut berikan, tapi cari di yellow pages nomor perusahaan yang bisa dipercaya.
17. Jangan pernah memberitahukan seseorang kalau Anda sendirian atau Anda akan pergi selama beberapa hari.
18. Gunakan sistem alarm untuk membuat pencuri enggan membongkar rumah Anda.
19. Jangan cantumkan nama anda di nomor rumah atau di luar rumah.
20. Kebanyakan pencuri masuk ke rumah lewat pintu depan atau belakang. Memasang lampu di sekitar pintu masuk dan membuat tempat-tempat di luar rumah Anda tetap terang adalah cara sederhana namun efektif mencegah pencuri membongkar rumah Anda.

Materi referensi: Internet

Selengkapnya...

Konveksi Kamil Menyediakan Piyama Anak Corak Angry Bird

by Helmi Fauziridwan | 0 komentar


Kami adalah bisnis rumahan yang menyediakan dan menjual pakaian jadi setelan piyama anak-anak.

Kategori: Setelan Piyama Anak-Anak
Deskripsi: Menerima pesanan piyama anak Angry Bird dengan bahan katun TC format lengan mulai tangan pendek sampai tangan panjang. Kami melayani harga satuan dan grosiran. Untuk pemesanan hubungi konveksi kami di nomor 022 7689 7592 / 0853 1597 4505.

Harga Satuan 0 - 2 tahun : Rp.20.000,-
Harga Satuan 2 - 4 tahun : Rp.25.000,-
Harga Satuan 4 - 7 tahun : Rp.30.000,-
Harga Satuan 7 - 10 tahun : Rp.35.000,-
Harga grosiran bisa nego.

Piyama Anak Corak Angry Bird Biru Muda

Piyama Anak Corak Angry Bird Biru

Piyama Anak Corak Angry Bird Hijau

Piyama Anak Corak Angry Bird Jingga

Piyama Anak Corak Angry Bird Merah Muda

Piyama Anak Corak Angry Bird Merah

Keterangan: Corak gambar bisa berubah-ubah sesuai persediaan.

Tentang Kami

Konveksi Kamil menyediakan pakaian jadi setelan piyama anak-anak ukuran 0-10 tahun.

Alamat Konveksi:
Kp. Rancakemit RT 01 RW 12
Ds. Solokan Jeruk Kec. Solokan Jeruk
Bandung Timur, Jawa Barat 40382
Indonesia

Hubungi Kami:
0853 1597 4505 (Mobile)
022 7689 7592 (Mobile)

Selengkapnya...

Fakta-Fakta Seputar Piala Dunia 1930-Sekarang

by Helmi Fauziridwan | 0 komentar


Piala Dunia FIFA adalah kompetisi sepak bola internasional yang dimulai sejak tahun 1930. Turnamen ini diadakan setiap empat tahun sekali. Hanya saja, pada tahun 1942 dan 1946, kompetisi ini dibatalkan akibat terjadinya Perang Dunia II.


Ada 76 negara yang pernah ikut serta dalam turnamen yang sudah diadakan 19 kali ini. Brasil adalah negara yang paling bersinar dalam sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 5 gelar. Brasil juga menjadi satu-satunya negara yang selalu masuk ke dalam babak final. Negara yang paling bersinar kedua adalah Italia dengan 4 gelar dan diikuti Jerman dengan 3 gelar.

1. Piala Dunia 1930
Juara: Uruguay
Final: Uruguay vs Argentina
Hasil Pertandingan: 4–2
Stadion: Estadio Centenario
Kota: Montevideo, Uruguay
Jumlah Penonton: 80.000

Kejadian-Kejadian Penting:

  • Dua bulan sebelum Piala Dunia pertama digelar (pada 1930), tidak ada satupun negara Eropa yang terdaftar sebagai peserta.
  • Seluruh pertandingan digelar di satu kota, Montevideo, Uruguay.
  • Tidak ada medali yang diberikan. Seluruh peserta hanya mendapatkan plakat.
  • Hanya ada juara dan runner-up, tanpa ada perebutan juara ke tiga.
  • Gol pertama Piala Dunia dicetak oleh pemain Perancis, Lucien Laurent pada menit 19, saat Perancis mengalahkan Meksiko, 4-1.
  • Pemain Argentina, Guillermo Stabile menjadi pencetak hat-trick pertama, saat Argentina mengalahkan Meksiko, 6-3.
  • Placido Galindo (Peru) menjadi pemain pertama yang dikeluarkan dari lapangan. Dia mendapat hukuman setelah sepanjang permainan antara Peru melawan Rumania, bermain keras. Saat itu belum diterapkan sistem kartu merah dan kartu kuning.
  • Pada 30 Juli 1930, saat final Piala Dunia pertama, di Stadion Estadio Centenario, Montevideo, terjadi peristiwa yang menggelikan. Saat itu, final mempertemukan tuan rumah Uruguay melawan Argentina. Karena tidak ada bola yang resmi, muncul kontroversi bola milik siapa yang akan dipakai pada laga final. Perdebatan di awal pertandingan itu sulit menemukan kata sepakat. Akhirnya, FIFA turun tangan. FIFA membuat keputusan, pada babak pertama memakai bola milik tim Argentina. Pada babak ke dua, bola diganti oleh milik Uruguay. Entah ada hubungannya atau tidak dengan bola, pemenang bola selalu menjadi pemenang di tiap babak. Pada babak pertama, Argentina unggul 2-1. Pada babak ke dua yang memakai bola Uruguay, tuan rumah membalikkan keadaan menjadi 4-2. Uruguay pun keluar sebagai juara Piala Dunia untuk pertama kalinya.
  • Penonton pertandingan final berjumlah: 80.000


2. Piala Dunia 1934
Juara: Italia
Final: Italia vs Cekoslowakia
Hasil Pertandingan: 2–1
Stadion: Stadio Nazionale PNF
Kota: Rome, Italy
Jumlah Penonton: 50.000


3. Piala Dunia 1938
Juara: Italia
Final: Italia vs Hungaria
Hasil Pertandingan: 4–2
Stadion: Stade Olympique de Colombes
Kota: Paris, France
Jumlah Penonton: 45.000


4. Piala Dunia 1950
Juara: Uruguay
Final: Uruguay vs Brasil
Hasil Pertandingan: 2–1
Stadion: Estádio do Maracanã
Kota: Rio de Janeiro, Brasil
Jumlah Penonton: 174.000

Kejadian-Kejadian Penting:

  • Sejak 1950, pertandingan Piala Dunia lebih dikenal dengan sebutan Piala Jules Rimet. Tokoh sepakbola Perancis ini dianggap sebagai penemu turnamen paling populer sejagad.
  • Akibat Turki dan Skotlandia mundur, Grup D hanya dihuni dua tim, Bolivia dan Uruguay. Dan hanya dilakukan satu pertandingan pada grup ini.
  • Kalah 0-1 dari AS membuat publik Inggris terkejut. Pasalnya, sejumlah media Inggris salah menulis skor. Dalam beberapa media Inggris, tertulis tim Union Jack itu kalah 0-10.
  • India menyatakan mundur pada klasifikasi putaran ke dua. Karena sejumlah pemain yang sebelumnya tidak mengenakan sepatu dilarang bermain setelah mereka memutuskan memakai sepatu. Jelas dilarang, karena mereka ingin memakai sepatu boot.
  • Pertandingan final Piala Dunia 1950 antara tuan rumah Brasil melawan Uruguay, di Stadion Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro, Brazil, membawa bencana. Setelah kalah dari Uruguay, banyak penggemar fanatik tim Samba yang shocked. Mereka mati bunuh diri atau terkena serangan jantung. Dari sejumlah orang yang bunuh diri, sebagian besar merupakan penonton yang menyaksikan langsung di Maracana yang saat final dipadati 10% penduduk Rio de Jeneiro.


5. Piala Dunia 1954
Juara: Jerman Barat
Final: Jerman Barat vs Hungaria
Hasil Pertandingan: 3–2
Stadion: Wankdorf Stadium
Kota: Bern, Swiss
Jumlah Penonton: 60.000


6. Piala Dunia 1958
Juara: Brasil
Final: Brasil vs Swedia
Hasil Pertandingan: 5–2
Stadion: Råsunda Stadium
Kota: Solna, Swedia
Jumlah Penonton: 51.800

Kejadian-Kejadian Penting:

  • Sejak Piala Dunia 1958, tuan rumah Piala Dunia berikutnya digelar bergantian antar negara Amerika dan Eropa.
  • Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, sebuah pertandingan berakhir sebelum waktu menunjukkan 90 menit. Dalam partai kualifikasi antara Kosta Rika dan Guatemala (3-1), pertandingan berakhir di menit 66.
  • Pertandingan final Piala Dunia 1958 antara tuan rumah Swedia melawan Brasil digelar di Stadion Råsunda Stadium, Solna, Swedia. 
  • Brasil menjadi juara dalam Piala Dunia 1958 setelah mengalahkan Swedia dengan skor 5–2. 


7. Piala Dunia 1962
Juara: Brasil
Final: Brasil vs Ceko
Hasil Pertandingan: 3–1
Stadion: Estadio Nacional
Kota: Santiago, Cili
Jumlah Penonton: 69.000

Kejadian-Kejadian Penting:

  • Sejak Piala Dunia 1962, FIFA mengeluarkan peraturan yang melarang pemain untuk berpindah kewarganegaraan bila mereka sudah bermain untuk satu negara tertentu.
  • Dalam partai kualifikasi antara Swedia melawan Swiss (4-0), pemain Swiss gagal mencetak gol walau hampir selama pertandingan itu gawang Swedia tidak dijaga oleh seorang kiper, melainkan oleh seorang pemain belakang.
  • Pertandingan final Piala Dunia 1962 antara Ceko melawan Brasil digelar di Stadion Estadio Nacional Santiago, Chili. 
  • Brasil menjadi juara dalam Piala Dunia 1962 setelah mengalahkan Ceko dengan skor 3–1. 


8. Piala Dunia 1966
Juara: Inggris
Final: Inggris vs Jerman Barat
Hasil Pertandingan: 4–2
Stadion: Wembley Stadium
Kota: London, Inggris
Jumlah Penonton: 93.000


9. Piala Dunia 1970
Juara: Brasil
Final: Brasil vs Italia
Hasil Pertandingan: 4–1
Stadion: Estadio Azteca
Kota: Mexico City, Meksiko
Jumlah Penonton: 107.412

 Bobby Moore dan Pele bertukar kaus setelah pertandingan antara Inggris versus Brazil di Piala Dunia 1970 di Guadalajara, Mexico.
 Bobby Moore dan Pele bertukar kaus setelah pertandingan antara Inggris versus Brazil di Piala Dunia 1970 di Guadalajara, Mexico.


10. Piala Dunia 1974
Juara: Jerman Barat
Final: Jerman Barat vs Belanda
Hasil Pertandingan: 2–1
Stadion: Olympiastadion
Kota: Munich, Jerman Barat
Jumlah Penonton: 75.200


11. Piala Dunia 1978
Juara: Argentina
Final: Argentina vs Belanda
Hasil Pertandingan: 3–1
Stadion: Estadio Monumental
Kota: Buenos Aires, Argentina
Jumlah Penonton: 71.483


12. Piala Dunia 1982
Juara: Italia
Final: Italia vs Jerman Barat
Hasil Pertandingan: 3–1
Stadion: Santiago Bernabéu
Kota: Madrid, Spanyol
Jumlah Penonton: 90.000


13. Piala Dunia 1986
Juara: Argentina
Final: Argentina vs Jerman Barat
Hasil Pertandingan: 3–2
Stadion: Estadio Azteca
Kota: Mexico City, Meksiko
Jumlah Penonton: 114.600

Momen pertandingan Argentina versus Inggris tahun 1986: Diego Maradona menjadi pemberitaan utama pada Piala Dunia 1986 karena alasan yang baik dan yang buruk.
Momen pertandingan Argentina versus Inggris tahun 1986: Diego Maradona menjadi pemberitaan utama pada Piala Dunia 1986 karena alasan yang baik dan yang buruk.


14. Piala Dunia 1990
Juara: Jerman Barat
Final: Jerman Barat vs Argentina
Hasil Pertandingan: 1–0
Stadion: Stadio Olimpico
Kota: Roma, Italia
Jumlah Penonton: 73.603


15. Piala Dunia 1994
Juara: Brasil
Final: Brasil vs Italia
Hasil Pertandingan: 0–0
Stadion: Rose Bowl
Kota: Pasadena, California, Amerika Serikat
Jumlah Penonton: 94.194

Hasil pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Brasil menang dengan skor 3–2.


16. Piala Dunia 1998
Juara: Perancis
Final: Perancis vs Brasil
Hasil Pertandingan: 3–0
Stadion: Stade de France
Kota: Saint-Denis, Perancis
Jumlah Penonton: 80.000


17. Piala Dunia 2002
Juara: Brasil
Final: Brasil vs Jerman
Hasil Pertandingan: 2–0
Stadion: International Stadium Yokohama
Kota: Yokohama, Jepang
Jumlah Penonton: 69.029


18. Piala Dunia 2006
Juara: Italia
Final: Italia vs Perancis
Hasil Pertandingan: 1–1
Stadion: Olympiastadion
Kota: Berlin, Jerman
Jumlah Penonton: 69.000

Hasil pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Italia menang dengan skor 5–3.


19. Piala Dunia 2010
Juara: Spanyol
Final: Spanyol vs Belanda
Hasil Pertandingan: 1–0
Stadion: Soccer City
Kota: Johannesburg, Afrika Selatan
Jumlah Penonton: 84.490


Referensi: Berbagai sumber



About the Author :

Penulis adalah seorang blogger yang banyak menulis artikel-artikel di blog.

Website penulis: Kolom Bacaan Favorit

Selengkapnya...

Gempa Bumi

by Helmi Fauziridwan | 0 komentar


Dalam artikel ini:
1. Gempa
2. Proses Gempa Bumi
3. Indonesia Rawan Gempa Bumi
4. Intensitas dan Kekuatan Gempa Bumi
5. Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
6. Upaya Mitigasi Gempa Bumi


Gempa
Gempa bumi adalah berguncangnya Bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng Bumi, patahan aktif aktivitas gunung api atau runtuhan batuan. Kekuatan gempa bumi akibat aktivitas gunung api dan runtuhan batuan relatif kecil dibanding gempa bumi akibat tumbukan antar lempeng.


Proses Gempa Bumi
Lempeng samudera yang rapat massanya lebih besar ketika berumbukkan dengan lempeng benua di zona tumbukan (subduksi) akanmenyusup ke bawah. Gerakan lempeng itu akan mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung Bumi. Perlambatan gerak itu menyebabkan penumpukan energi di zona subduksi dan zona patahan. Akibatnya di zona-zona itu terjadi tekanan, tarikan, dan gesekan. Pada saat batas elastisitas lempeng terlampaui maka terjadilah patahan batuan yang diikuti dengan lepasnya energi secara tiba-tiba. Proses ini menimbulkan gerakan partikel ke segala arah yang disebut gelombang gempa bumi.


Indonesia Rawan Gempa Bumi
Kepulauan Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia yaitu Lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Lempeng Eurasia dan Australia bertumbukan di lepas pantai selatan Kep. Nusatenggara, dan berbelok ke arah utara ke perairan Maluku sebelah selatan. Antara Lempeng Australia dan Pasifik terjadi tumbukan di sekitar Pulau Papua. Sedangkan pertemuan antara ketiga lempeng itu terjadi di sekitar Sulawesi. Itulah sebabnya mengapa di pulau-pulau sekitar pertemuan tiga lempeng ini sering terjadi gempa bumi.

Kondisi Meulaboh, Aceh setelah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 9,1 skala Richter yang difoto oleh Angkatan Udara Indonesia. Gempa yang terjadi pada 26 Desember 2004 ini merupakan salah satu gempa terkuat sepanjang sejarah.


25 daerah rawan gempa bumi di Indonesia:
Aceh; Sumatera Utara (Simeulue); Sumatera Barat; Jambi; Bengkulu; Lampung; Banten (Pandeglang); Jawa Barat; Bantar Kawung; Yogyakarta; Lasem; Jawa Timur; Bali; NTB; Kep. Aru; Sulawesi Selatan; Sulawesi Tenggara; Sulawesi Tengah; Sulawesi Utara; Sangir Talaud; Maluku Utara; Maluku Selatan; Papua Utara; Jayapura; dan Nabire.


Intensitas dan Kekuatan Gempa Bumi
Intensitas gempa bumi adalah tingkat kerusakan yang terasa pada lokasi terjadinya. Angkanya ditentukan dengan menilai kerusakan yang diakibatkannya, perngaruhnya pada benda-benda, bangunan, tanah, dan pada manusia. Skala ini disebut MMI (Modified Mercalli Intensity), diperkenalkan oleh Giuseppe Mercalli pada 1902.

Magnituda adalah parameter gempa yang diukur berdasarkan yang terjadi pada daerah tertentu, akibat goncangan gempa pada sumbernya. Satuan yang digunakan adalah Skala Richter, yang diperkenalkan oleh Charles F. Richter pada 1934. Gempa dengan kekuatan 8 Skala Richter setara kekuatan bahan peledak TNT seberat 1 gigaton atau 1 milyar ton.


Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
Jika gempa bumi mengguncang secara tiba-tiba, berikut ini petunjuk-petunjuk yang dapat dijadikan pegangan di manapun kita berada.

1. Di dalam rumah
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, kita harus mengupayakan keselamatan diri kita dan keluarga (atau siapapun yang ada di rumah). Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh dari jatuhan benda-benda. Jika tidak memiliki meja, lindungi kepala dengan bantal. Jika kita sedang menyalakan kompor, matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.

2. Di sekolah/kampus dsb
Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku. Jangan panik. Jika gempa mereda, segera keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh dari pintu. Carilah tempat lapang, jangan berdiri di dekat gedung, tiang, atau pohon.

3. Di luar gedung
Lindungi kepala dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau industri, bahaya bisa timbul dari jatuhnya kaca-kaca atau papan reklame. Lindungi kepala dengan tangan, tas, atau apapun yang sedang dibawa.

4. Di mall, bioskop dsb
Jangan menyebabkan kepanikan atau menjadi korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk (yang benar) dari pegawai atau satpam.

5. Di dalam lift
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika kita merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah dan lihat keamanan situasinya, lalu mengungsilah. Jika terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan interphone jika tersedia.

6. Di kereta
Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga kita tidak akan terjatuh seandainya kereta berhenti mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.

7. Di dalam mobil
Saat terjadi gempa bumi besar, kita akan merasa seolah-seolah roda mobil kita gundul. Kita akan kehilangan kontrol mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil di kiri jalan kemudian berhenti. Ikuti instruksi dari radio mobil (yang menginformasikan tentang gempa yang sedang terjadi). Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil.

8. Di gunung/pantai
Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Langsung menjauhlah ke tempat aman. Bila di pesisir pantai, bahaya yang datang berasal dari tsunami. Jika merasakan getaran dan tanda-tanda adanya tsunami, cepatlah mengungsi ke dataran tinggi.


Upaya Mitigasi Gempa Bumi
1. Membangun bangunan (yang mengundang konsentrasi banyak manusia) dengan konstruksi tahan gempa di wilayah rawan gempa bumi.
2. Tidak membangun permukiman atau aktivitas penduduk di atas, pada, atau di bawah tebing.
3. Tidak mendirikan bangunan di atas timbunan yang tidak memenuhi tingkat kepadatan yang sesuai dengan daya dukung tanah terhadap konstruksi bangunan di atasnya.
4. Diadakan pemetaan mikrozonasi di wilayah rawan gempa bumi.
5. Perlu dibuatnya peraturan yang dituangkan dalam Perda yang berwawasan dan mempertimbangkan aspek bencana sehingga prinsip bangunan berkelanjutan dapat tercapai.
6. Membangun kewaspadaan masyarakat dan Pemda melalui pelatihan antispasi jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi.
7. Menyiapkan alur dan tempat evakuasi bencana.
8. Menyelenggarakan pendidikan dini melalui jalur pendidikan formal/non-formal tentang gempa bumi dan bahayanya di wilayah rawan gempa bumi.
9. Membangun alur dan tempat pengungsian serta bukit-bukit untuk menghindar dari gelombang tsunami.

Baca juga Tsunami dan Mitigasi Bencana



About the Author :

Penulis adalah seorang blogger yang banyak menulis artikel-artikel di blog.

Website penulis: Kolom Bacaan Favorit

Selengkapnya...


Komentar Terbaru

Pedialicious

 

Bacaan Favorit | Dark Background Modified by Helmi Fauziridwan, Copyright © 2011-2014 LKart Theme is Designed by Lasantha